Penyakit Malaria

Penyakit Malaria adalah penyakit disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus plasmodium dan mudah dikenali dari gejala panas dingin menggigil dan demam berkepanjangan. Malaria tidak di tularkan secara kontak langsung dari satu manusia ke manusia lainnya melainkan telah terinfeksi parasit malaria. Pada saat nyamuk Anopheles betina menggigit akan memasukkan air liurnya yang mengandung parasit ke dalam peredaran darah manusia. Selanjutnya parasit masuk ke dalam sel-sel hati, lalu sekitar 1 hingga 2 minggu setelah di gigit, parasit kembali masuk ke dalam darah.

Penyakit Malaria

Penyakit Malaria

Penyakit Malaria

Parasit selanjutnya menyerang sel darah merah dan mulai memakan hemoglobin, bagian darah yang membawa oksigen. Pecahnya sel darah merah yang terinfeksi plasmodium ini dapat menyebabkan timbulnya gejala demam disertai menggigil.

Karena banyak sel darah merah yang pecah, maka menyebabkan anemia.

Penyakit malaria memiliki 4 jenis, dan masing-masing disebabkan oleh spesies parasit yang berbeda, yaitu :

  1. Malaria Tertian
    Penyebab : Plasmodium vivax
    Gejala demam dapat terjadi setiap dua hari sekali setelah gejala pertama terjadi atau terjadi selama 2 minggu setelah terinfeksi.
  1. Malaria Tropika
    Penyebab : Plasmodium falcipatrum
    Plasmodium falcipatrum sering menghalangi jalan darah ke otak, menyebabkan koma, mengigau, dan kematian.
  1. Malaria Kuartana
    Penyebab : Plasmodium Malariae
    Memiliki masa inkubasi lebih lama daripada penyakit malaria tertiana atau tropika. Gejala pertama biasanya tidak terjadi antara 18 sampai 40 hari setelah infeksi terjadi.
    Gejala tersebut kemudian akan terulang kembali setiap 3 hari.
  1. Malaria
    Penyebab : Plasmodium ovale
    Pada masa inkubasi malaria , protozoa tumbuh didalam sel hati; beberapa hari sebelum gejala pertama terjadi, organisme tersebut menyerang dan menghancurkan sel darah merah sejalan dengan perkembangan mereka, sehingga menyebabkan penyakit malaria. Kemudian nyamuk ini menyalurkan parasit yang ada di dalam tubuhnya masuk ke dalam tubuh manusia lewat dari gigitan disaat dia sedang menghosap darah manusia untuk bisa memberikan makan untuk telur-telurnya. Nyamuk ini pastilah sudah mengalami infeksi yang berasal dari manusia yang sebelumnya sudah mengalami infeksi, dalam dalam waktu kurang dari 1 menit, parasit ini kemudian akan masuk ke dalam darah manusia dan masuk ke dalam tubuh nyamuk. Kemudian jika nyamuk sudah terinfeksi menggigit manusia yang dalam keadaan sehat, maka kemungkinan manusia akan tertular.

Penularan Penyakit Malaria

Cara penularan penyakit malaria dari manusia ke manusia yang lain adalah :

  1. Lewat transplantasi organ yang berasal dari pengidap penyakit malaria. Untuk itulah, orang yang akan melakukan transplantasi organ harus mengecek kesehatannya dengan benar-benar.
  2. Pemakaian dari jarum suntuk yang dilakukan dengan bergantian
  3. Lewat donor darah atau transfusi darah
  4. Dari ibu hamil yang menderita penyakit malaria yang kemungkinan juga akan menularkan penyakit malaria pada bayi yang sedang dikandungnya. Dan kasus seperti ini juga disebut juga dengan istilah penyakit malaria turunan atau penyakit bawaan lahir.

Gejala Malaria

Untuk gejala penyakit malaria, biasanya ditandai dengan terjadinya mengigil, demam, sakit kepala, mual, muntah, penyakit diare, dan juga nyeri sendi serta terasa pegal-pegal pada tubuh. Dan gejala malaria yang ringan akan terbagi menjadi 3 stadium yakni adalah :

  1. Stadium dingin
    Untuk stadium dingin, maka penderita baisanya akan merasakan gejala seperti dingin dan juga menggigil yang luar biasa, selain itu denyut nadi yang akan terasa lebih cepat namun akan terjadi dengan lemah. Selain itu, bibir dan jari yang akan terlihat berwarna kebiruan,
  2. Stadium demam
    Untuk fase stadium ini maka penderita biasanya akan merasakan panas, muka yang kemerahan, kulit yang agak kering, muntah dan juga sakit kepala. Suhu tubuh biasanya bisa mencapai sekitar 40 derajat celcius dan bahkan lebih. Terkadang para penderita juga akan mengalami kekejangan. Gejala seperti ini biasanya akan berlangsung paling tidak selama 2-4 jam lebih.
  3. Stadium berkeringat
    Pada stadium berkeringat biasanya penderita penyakit malaria akan merasakan tubuhnya selalu berkeringat. Suhu tubuh yang terjadi biasanya dibawah rata-rata sehingga akan mengakibatkan suhu tubuh berubah menjadi dingin. Karena sering merasakan berkeringat, maka biasanya penderita juga sering merasa haus dan keadaan tubuh mereka yang lemah.

Sedangkan untuk gejala penyakit malaria yang berat, maka biasanya gejala yang muncul adalah :

  1. Pingsan atau hilangnya kesadaran
  2. Sering mengigau
  3. Bicara dengan kata-kata yang salah dan tidak bisa terkontrol dengan baik
  4. Mengalami kekejangan
  5. Dehidrasi
  6. Sesak nafas atau bernapas dengan cepat

Cara mencegah penyakit malaria yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari diri dari serangan nyamuk dengan menjaga kebersihan diri atau juga menjaga kebersihan sekitar Anda agar nyamuk tidak melakukan perkembang biakan. Jika Anda sedang melakukan suatu kunjungan pada daerah yang terkenal sebagai tempat endemis penyakit malaria, maka sebaiknya minumlah obat malari Klorokuin yang berfungsi dalam melakukan pencegah agar parasit tidak masuk ke dalam tubuh kita.

Cara Mengobati Malaria

Cara mengobati penyakit malaria adalah :

  1. Modern
    Lakukan pemeriksaan ke dokter. Dan dokter biasanya akan menganjurkan Anda untuk menjauhi daerah yang terpencil dan juga sangat jauh dari penyebab malaria.
  2. Tradisional
    Cara mengobati penyakit malaria secara tradisional adalah dengan menggunakan daun pepaya. Caranya adalah ambil beberapa daun pepaya kemudian airnya direbus 3 kali sehari. Lakukanlah cara ini dengan teratur paling tidak dilakukan setiap hari dan yakin bahwa Anda akan sembuh.

Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Comments Off on Penyakit Malaria

Penderita Penyakit Malaria

Penderita Penyakit Malaria Malaria merupakan penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk yang bernama Anopheles. Nyamuk ini yang membawa jamur atau parasit plasmodium dan menggigit orang yang sekaligus menyebarkannya melalui peredaran darah. Penyakit malaria yang merupakan penyakit yang sangat berbahaya bagi manusia karena bisa saja menyebabkan kematian.

Penderita Penyakit Malaria

Penderita Penyakit Malaria

Berdasarkan dari data yang dirangkum diseluruh dunia penyakit malaria yang membunuh anak pada setiap detiknya, jutaan orang dunia yang terinfeksi dan sekitar 1 juta orang yang meninggal karena disebabkan penyakit ini yang setiap tahunnya. Sekitar 90% kematian yang sering terjadi di Afrika, terutama menyerang anak anak. Nyamuk betina yang bisa menyebarkan parasit atau jamur, yang disebabkan sudah terkena infeksi oleh plasmodium. Selain melalui nyamuk, penderita malaria pun bisa menyebarkan melalui beberapa hal yang seperti jarum suntik yang sudah terkontaminasi, tranplatasi organ dan transfusi darah. Seorang ibu hamil yang dapat menularkan penyakit kepada bayinya yang dikandungan.

Gejala Penderita Penyakit Malaria

  • Demam yang tinggi

Penderita malaria ini akan mengalami demam. Suhu demam akan meninggi di hari pertama. Bahkan, bisa menyebabkan demam otak. Berbeda dengan penderita demam berdarah yang akan mengalami naik turun demam saat fase kritis.

  • Tubuh menggigil

Selain demam, tubuh menggigil juga merupakan gejala lain dari penyakit malaria. Anda harus waspada jika mengalami demam disertai tubuh yang menggigil.

  • Sakit kepala

Gejala penyakit malaria yang lainnya adalah sakit kepala. Virus dari penyakit malaria tersebut akan menginfeksi otak sehingga si penderita akan mengalami sakit kepala saat penyakit malaria itu kambuh.

  • Muntah-muntah

Memuntahkan setiap makanan yang dimakan merupakan gejala dari penyakit malaria. Kondisi ini terjadi apabila penyakit malaria dalam tubuh Anda sudah semakin parah, sehingga Anda pun tidak dapat menelan makanan apapun.

  • Keringat dingin

Gejala dari penyakit malaria itu adalah penderita mengeluarkan keringat dingin dan juga menggigil. Padahal, tubuh tidak sedang dalam kondisi demam.

  • Mudah lelah

Apakah Anda belakangan ini merasa lemah dan mudah lelah yang berlangsung selama berminggu-minggu setelah demam hilang? Itu bisa jadi merupakan gejala dari penyakit malaria. Virus malaria mampu menguras ketahanan fisik Anda.

  • Sakit otot

Jika Anda mengalami masalah sakit otot, itu bisa menjadi gejala penyakit malaria. Virus dalam penyakit tersebut telah menarik semua cairan di otot sehingga Anda merasakan nyeri di otot.

Batuk kering juga bisa menjadi gejala dari penyakit malaria. Hal ini karena penyakit malaria akan merampas cairan tubuh Anda sehingga Anda pun mengalami batuk kering.

Penyebab Pendrita Penyakit Malaria

  • Hidup didaerah tropis

Sebagaimana yang dapat diketahui bersama, penderita penyakit malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles dan nyamuk pada umumnya hidup didaerah tropis. Jadi orang orang yang hidup didaerah tropis seperti daerah yang ada di Indonesia yang lebih renta terkena penyakit yang satu ini.

  • Daya tahan tubuh yang lemah

Bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat pasti lebih kecil terserang penyakit malaria, sebab penderita penyakit malaria akan menyerang orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan renta. Kuat atau lemahnya daya tahan tubuh seseorang tergantung gaya atau pola hidup sehari hari.

  • Lingkungan kotor

Perkembangan nyamuk yang akan sangat cepat didaerah yang memiliki kondisi lingkungan yang kotor dan tidak sehat. Orang yang hidup didaerah kotor, akan lebih mudah terserang penyakit malaria dibandingkan dengan orang yang hidup didaerah yang bersih.

Cara pencegahan dan pengobatan penderita penyakit malaria

Untuk mencegah penyakit ini memang belum ada vaksin untuk efektif yang dapat melawam malaria. Jadi, untuk pencegahannya yaitu dengan menjauhkan diri dari gigitan nyamuk Anopheles dengan cara menggunakan obat nyamuk atau jaringan nyamuk. Biasanya dari pemerintahan akan bertindak dengan melakukan pengasapan pada daerah endemik malaria. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk melakukan pencegahan dari gigitan nyamuk Anopheles, yaitu ;

  1. Sering menyemprot obatt nyamuk semprot pada kamar dan ruangan lain.
  2. Menggunakan kelambu pada tempat tidur untuk menghindari nyamuk yang menempel pada kulit kita.
  3. Memakai baju panjang untuk menghindari gigitan nyamuk tersebut.
  4. Menggunakan obat nyamuk yang dioleskan pada kulit kita.

Selain hal yang diatas yang dapat anda lakukan untuk mencegah gigitan nyamuk malaria, anda juga harus mengimbanginya dengan menerapkan pola hidup yang sehat, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan melakukan olahraga secara rutin. Hal ini yang dapat membantu untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga akan terhindar dari penderita penyakit malaria. Sedangkan untuk melakukan pengobatan penderita penyakit malaria ringan yang dapat diberikan dengan obat oral. Namun, untuk malaria yang berat dan memiliki gejala klinis yang seperti pendarahan maka harus dilakukan observasi dirumah sakit. Sehingga penderita penyakit malaria mendapat perawatan khusus untuk menyembuhkan penyakit tersebut. tetapi jika penderita tersebut bertempat tinggal didaerah yang terpencil dan jauh dari jangkauan dokter, maka anda dapat menggunakan obat tradisional untuk cara mengatasi penyakit tersebut. untuk pengobatan tradisional anda dapat menggunakan pepaya. Cara ini yang cukup manjur untuk mengatasi malaria. Caranya dengan ambil beberapa pepaya yang kemudian anda rebus dan ambil air rebusan untuk diminum 3 kali sehari. Apabila dilakukan secara rutin maka penyakit malaria dapat diatasi dengan total.

Penderita Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , | Leave a comment

Pencegahan Penyakit Malaria

Pencegahan Penyakit Malaria – Akibat gigitan nyamuk maka bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya dan juga penyakit yang mematikan, salah satu jenis penyakit yang bahaya dan mematikan yaitu penyakit malaria. Penyakit malaria merupakan penyakit yang berbahaya, walaupun hanya di sebabkan oleh gigitan nyamuk saja, sudah banyak korban yang mengalami nya bahkan bisa menghilangkan nyawa seseorang. Penyakit malaria lebih serius di bandingkan penyakit lain nya yang di sebabkan oleh nyamuk juga seperti penyakit kaki gajah, karena penyakit malaria bisa membuat kerusakan pada hati. Rusak nya hati bisa dialami karena aliran darah yang mengandung parasit akan menyebabkan sakit kuning. Maka dari itu sangat fatal jika terjadi penyakit malaria, karena bisa merusak hati dan juga akan menyebabkan kematian sehingga banyak resiko buruk yang dialami. Sebenar nya penyakit malaria tidak bahaya jika melakukan pengobatan dengan cepat, dan tepat. Oleh karena penanganan yang lambat sehingga bisa menyebabkan penyakit malaria menjadi penyakit yang bahaya dan mematikan oleh penderita nya.

penyakit malaria

penyakit malaria

Penyakit malaria bisa dialami oleh siapa saja, dan yang paling beresiko jika seseorang yang tinggal dan hidup di lingkungan yang banyak terdapat nyamuk. Nyamuk banyak di temui di bagian lingkungan yang banyak penduduk nya, seperti perkotaan namun nyamuk jenis ini biasa nya akan menyebabkan penyakit demam berdarah bukan penyakit malaria. Lingkungan yang banyak di tempati nyamuk juga dan akan menyebabkan penyakit malaria merupakan lingkungan yang masih rimbun degan pepohonan, di daerah hutan atau perkebunan merupakan tempat yang banyak di tinggal nyamuk nyamuk juga. Sehingga penduduk sekitar jika tidak melindungi diri dari serangan gigitan nyamuk memiliki resiko untuk menderita penyakit malaria. Kondisi lingkungan yang kotor pun banyak terdapat nyamuk dan juga terdapat banyak parasit sehingga akan menyebabkan penyakit malaria. Penyakit malaria, faktor penyakit malaria yang utama nya bukan dikarenakan oleh nyamuk, tetapi faktor utama di sebabkan oleh parasit. Parasit yang menginfeksi nyamuk, lalu setelah nya nyamuk yang sudah terinfeksi menggigit manusia akan menyebabkan penyakit malaria sehingga bisa menyebabkan penyakit maria terjadi oleh nyamuk.

Pencegahan Penyakit Malaria

Gigitan nyamuk yang telah berlangsung selam satu hingga dua minggu, maka baru akan terasa infeksi parasit penyakit malaria. Karena infeksi penyakit malaria tidak dapat langsung terjadi, dan setelah infeksi berjalan selama satu minggu baru akan terasa. Penyakit malaria bisa mengakibatkan tubuh penderita nya sering demam, namun demam yang dialami akan sering naik tinggi dan kembali turun secara berulang ulang. Selain itu juga, sering buang air besar, dan diare merupakan gejala penyakit malaria yang bisa terjadi juga. Dan penderita penyakit malaria pun akan sering mengalami pusing kepala dan juga akan mengalami banyak nya keluar keringat dingin. Sehingga gejala penyakit malaria akan sangat mengganggu penderita nya.

Penderita penyakit malaria banyak yang tidak langsung sadar jika telah terinfeksi oleh parasit dan menyebabkan penyakit malaria. Karena muncul nya gejala penyakit malaria seperti penyakit pada umum nya yang akan menyebabkan penderita nya tidak menyangka jika telah terinfeksi. Oleh sebab itu banyak yang baru mengetahui jika infeksi penyakit malaria sudah semakin parah, hingga tidak jarang yang sulit untuk di tolong di rumah sakit. karena itu jika ada ciri ciri seperti diatas sebaik nya segera kunjungi rumah sakit agar bisa melakukan pengobatan dengan cepat. Oleh karena itu penyakit malaria bahaya akan lebih baik melakukan pencegahan penyakit malaria sehingga tidak akan menderita penyakit malaria. Berikut pencegahan penyakit malaria yang bisa di lakukan :

  • Menjaga kebersihan

Pencegahan penyakit malaria yang harus di lakukan agar tidak ada banyak nyamuk yang bisa menyebabkan penyakit malaria salah satu nya dengan menjaga kebersihan. Menjaga kebersihan lingkungan bisa di lakukan untuk pencegahan penyakit malaria, karena akibat lingkungan yang kotor maka akan ada banyak nyamuk dan bisa menggigit dan menyebabkan penyakit malaria. Lingkungan rumah harus secara teratur di bersihkan, dan sebaik nya tidak menyimpan barang barang bekas yang nanti nya akan menjadi sarang bagi nyamuk untuk berkumpul.

  • Menjaga genangan air

Tidak hanya barang barang bekas dan lingkungan yang kotor saja, tetapi nyamuk akan menyukai tempat yang terdapat banyak air, maka dari itu pencegahan penyakit malaria yang bisa di lakukan dengan memberikan atau menaburkan bubuk pada kolam air di rumah, yang memiliki fungsi jika ada jentik nyamuk akan langsung mati.

  • Melindungi dari gigitan nyamuk

Kulit merupakan tempat nyamuk menggigit untuk mengambil darah manusia, oleh sebab itu pencegahan penyakit malaria harus menghindari gigitan nyamuk. Pencegahan penyakit malaria dengan menghindari gigitan nyamuk sangat mudah untuk di lakukan, karena bisa menggunakan obat anti nyamuk yang di oleskan pada kulit dan juga menggunakan pakaian yang panjang sehingga tidak ada tempat untuk nyamuk menggigit.

  • Menanam tanaman obat nyamuk

Pencegahan penyakit malaria pun bisa di lakukan dengan menggunakan obat nyamuk tetapi yang di tanam. Jenis tanaman yang tidak di sukai nyamuk seperti pohon jeruk, lavender, dan serai bisa di tanam di lingkungan rumah agar tidak ada nyamuk yang masuk.

Pencegahan Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Awal Penyakit Malaria

Gejala awal penyakit malaria – malaria adalah penyakit yang akan berujung dengan mengancam keselamatan Anda, apabila tidak diatasi dengan segera. Penyakit ini dapat disebabkan degan berbagai macam penyebab. Ada yang disebabkan melalui transfusi darah dan juga bisa disebabkan oleh penggunaan jarum suntik yang bekas penderit malaria. Makanya dalam menjalankan transfusi daarah atau donor harus kita waspadai sebelum terjadi apa. Karena penularan penyakit yang paling cepat adalah dengan memakai jarum suntik.

malaria

Obat malaria dapat digunakan dengan tumbuhan tum buhan yang tradisional, yaitu dengan menggunakan buah pepaya. Itulah buah yang salah satunya bisa dipergunakan untuk penderita malaria. Jika bagi kalian yang tidak ingin mengalami penyakit ini, bisa dengan melakukan pencegahan yang pecegahannya dapat dilakukan dengan cara melakukan pebersiahan diri terhadap lingkungan. Penyakit ini menyerang pada orang orang yang tidak hanya memiliki tubuh lemah saja, semua orang pasti akan mengalami hal seperti. Baik anak anak ataupun dewasa. Jadi berhati hatilah dalam penyakit ini.

Gejala awal penyakit malaria 

Ada beberapa tanda tanda yang kalian perlu kalian ketahui bagi yang tidak ingin penyakit jenis ini. Yang gejalanya seperti :

  • Penyakit diare yang akan dialaminya

Penyakit diare ini akan dialami pada siapa saja, bagi yang memakan makanan yang tidak sehat. Dan gejala awal penyakit malaria ini juga bisa disebabkan oleh datanganya diare yang otomatis akan membuat tubuh terasa lemas. Karena akan mengeluarkan cairan dari dalam tubuh secara terus menerus, sehingga menimbulkan dehidrasi. Jika kalian mengalami diare, harus diimbangi dengan meminum air putih, agar ion yang ada didalam tubuh kita tidak berkurang. Serta jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan malaria itu, meyerang pada tubuh Anda. Yang tandanya kalian harus bisa menjaga kesehatan dengan benar, agar malaria ini tidak dialami oleh Anda dengan mudah.

  • Otot akan mengalami nyeri

Otot otot akan merasakan rasa nyeri ini bisa disebabkan dengan berbagai macam penyebab, ada yang bisa disebabkan oleh kerja yang berat berat dan juga bisa jarangnya olahraga. Tetapi gejala awal penyakit malaria bisa terjadi bila otot mengalami nyeri yang berkepanjang. Serta jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan malaria itu, meyerang pada tubuh Anda. Yang tandanya kalian harus bisa menjaga kesehatan dengan benar, agar malaria ini tidak dialami oleh Anda dengan mudah. nyeri ini bisa terjadi pada siapa saja, baik anak anak maupun orang dewasa.

  • Mengalami mual

Mual itu biasanya saling berhubungan dengan masuk angin. Yang masuk angin bisa diakibatkan oleh rasa mual secara terus menerus atau berkepanjang merupakan gejala awal penyakit malaria ini. Rasa mual ini, akan terjdi pada orang yang sedang sakit dan bersuhu rendah. Jadi apabila kalain mengalami hal seperti ini, bisa dengan melakukan tindakan atau penanganan yang tepat. Mual ini, paling sering dianggap remeh oleh semua orang bagi yang mengalaminya, karena hal ini merupakan gejala yang biasa sekali.

  • Muntah yang sering dialami

Muntah dan mual itu sebenarnya satu pake dalam orang yang terkena penyakit. Gejala awal penyakit malaria ini bisa terjadi oleh muntah muntah yang sering terjadi. Muntah itu biasa terjadi karena ada penyakit seperti kurang enak badan. Jadi hal ini, harus dipahami, yang walaupun gejala ini, pasti sering dialami oleh semua orang. Dan kalian semua juga harus berhati hati dengan gejala gejala lain, karena gejala apapun yang merupakan tanda tand dari datangnya penyakit mempunyait resiko tersendiri. Serta jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan malaria itu, meyerang pada tubuh Anda. Yang tandanya kalian harus bisa menjaga kesehatan dengan benar, agar malaria ini tidak dialami oleh Anda dengan benar benar

  • Keringat dingin

Keringat dingin akan keluar secara terus menerus tanpa penyebab itu bisa dipertandakan dengan gejala awal penyakit malaria yang akan menyerang pada tubuh. Serta jenis gejala inilah yang bisa menyebabkan malaria itu, meyerang pada tubuh Anda. Yang tandanya kalian harus bisa menjaga kesehatan dengan benar, agar malaria ini tidak dialami oleh Anda dengan mudah. keringat dingin ini juga bisa dikaitkan dengan penyakit masuk angin. Dalam mengalami hal seperti, kalian harus perlu menanginya dengan cepat, sebelum gejala ini akan semakin banyak dan merembet.

  • Sakit kepala

Gejala awal penyakit malaria adalah terserang sakit kepala. Sakit kepala ini bisa terjadi dengan banyak penyebab. Kurngnya istirahat dan juga bisa dan kurang menajag pola tidur yang baik. Penyakit pada kepala ini, sudah sering banget terjadi pada semua orang, apalagi pada orang tua, yang sudah mulai rentan terhadap terserang penyakit yang ada dinegara ini. jangan sekali kali menganggap suatu penyakit itu kecil, karena yang tadinya kecil bisa semakin besar.

  • Turun dan naik pada suhu badan

Turun dan naiknya suhu badan sudah menjadi hal biasa. Tetapi ada gejala awal penyakit malaria ini, yang akan mengalami temperatur suhunya naik dan turun. Jika naik turunnya suhu yang dibadan, perlu diwaspadai, karena bisa saja terkena penyakit yang berbahaya, seperti DBD dan malaria.

Gejala Awal Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Malaria

Ciri ciri penyakit malaria – ciri ciri penyakit malaria adalah adalah beberapa gejala atau tanda tanda yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Selain itu ada juga obat malaria tradisional , dan obatnya adalah dengan menggunakan temulawak, yang direbus sampai matang dan setelah itu diminum. Yang bahan tradisional ini tidak menimbulkan efek samping dalam menggunakannya.

malaria2

Penyakit ini adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang penyakit ini juga bisa menyebabkan kematian. Kemudian ada juga cara mencegah penyakit ini, dan cara mencegahnya adalah dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan, serta memakai lotion anti nyamuk. Selain itu ada juga ciri ciri penyakit malaria ini.

Ciri ciri penyakit malaria 

Selain dengan pernyataan yang ada diatas, ada beberapa gejala atau ciri ciri penyakit malaria ini. Dan berikut gejala atau ciri cirinya adalah :

  • Akan mengalami demam tinggi

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan mengalami panas atau demam yang tinggi. Ciri ciri inilah yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami batuk kering

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan mengalami batuk kering. Ciri ciri inilah yang bsia menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami sakit kepala

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan mengalami sakit pada bagian kepala. Ciri ciri inilah yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami muntah muntah

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan mengalami muntah muntah. Ciri ciri inilah yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Sering merasakan cape

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan mengalami rasa cape. Ciri ciri inilah yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini  bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami diare

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan menimbulkan penyakit diare. Ciri ciri inilah yang bisa menyebabkan penyakit  ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami kejang kejang

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan mengalami kejang kejang atau bisa juga disebut dengan penyakit epilepsi. Ciri ciri inilah yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penaykit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami rasa mual

Salah satu ciri ciri penyakit malaria adalah akan mengalami rasa mual. Ciri ciri inilah yang bisa menyebabkan penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dan kebersihan tubuh atau badan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak dapat terjadi pada diri Anda dengan mudah. Yang pada umumnya penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Malaria

Gejala Penyakit Malaria – Penyakit yang di sebabkan oleh nyamuk selain penyakit demam berdarah  yaitu penyakit malaria. Penyakit malaria terjadi jika di gigit oleh nyamuk yang terkenal oleh parasit plasmodium. Penyakit malaria cukup berbahaya hingga mengancam nyawa jika tidak segera di atasi dengan cara yang benar. Karena penyakit malaria bisa menimbulkan berbagai macam penyakit komplikasi. Di indonesia penderita penyakit malaria cukup banyak, terlebih pada daerah endemis seperti indonesia bagian timur seperti maluku dan juga papua.

nyamuk penyebab penyakit malaria

nyamuk penyebab penyakit malaria

Gejala Penyakit Malaria

Gejala penyakit malaria tidak akan muncul ketika baru di gigit oleh nyamuk. Tetapi gejala malaria baru akan muncul beberapa minggu setelah peristiwa gigitan nyamuk. Untuk penderita gejala penyakit malaria maka akan merasakan pusing kepala, terkena penyakit diare, kedinginan hingga menggigil akan dirasakan secara bergantian atau bersamaan. Tubuh juga akan keluar keringat karena gejala penyakit malaria juga menyebabkan tubuh akan demam, hingga akan mual dan juga muntah.

Penyebab Penyakit Malaria

Penyebab malaria memang karena gigitan nyamuk, tetapi jenis nyamuk yang menyebabkan penyakit malaria bukan hanya nyamuk biasa. Nyamuk yang bisa menyebabkan malaria hanyalah nyamuk yang telah terinfeksi oleh parasit. Ketika setelah gigitan dari nyamuk yang terinfeksi parasit, maka parasit akan berpindah pada tubuh dan akan mengalir ke dalam darah hingga setelah nya baru akan merasakan gejala penyakit malaria.

Penyakit ini bisa menular melalui darah, hingga jika seorang yang sedang hamil di gigit oleh nyamuk akan menyebabkan janin di dalam kandungan juga terkena malaria.  Penyakit malaria bisa berbahaya karena dapat membuat sel darah merah pecah sebelum waktu nya yaitu 120 hari. karena sel darah merah cukup penting hingga jika pecah sebelum waktu nya akan membahayakan untuk kesehatan tubuh.

Oleh karena itu jika terserang penyakit malaria dan tidak di atasi dengan baik akan menimbulkan penyakit anemia yang tingkat keparahan nya cukup tinggi. karena sel darah merah selalu pecah dan berkurang hingga tubuh akan sangat kekurangan sel darah merah, hingga membuat tubuh akan cepat merasakan cepat lelah dan juga ngantuk yang berlebihan, karena darah merah yang bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh jumlah nya berkurang. selain itu juga penyakit malaria yang sudah semakin parah akan memuat tubuh akan sering kejang seperti hal penyakit epilepsi karena bagian pembuluh darah ke otak yang tersumbat dan bisa mengakibatkan tidak sadarkan diri dalam waktu yang cukup lama atau kondisi koma.

Pengobatan Penyakit Malari

Penyakit malaria dapat diobati dengan melakukan pemeriksaan sebelum nya. pemeriksaan akan di lakukan dengan melakukan cek darah, karena parasit yang di berikan oleh nyamuk akan mengalir ke darah. Setelah melakukan pemeriksaan maka akan di lakukan pengobatan, pengobatan penyakit malaria bisa dengan mengkonsumsi obat yang di berikan oleh dokter. obat penyakit malaria akan membantu untuk mengatasi parasit yang terdapat pada aliran darah yang akan menyebabkan darah merah berkurang karena pecah. pengobatan malaria  biasa nya akan di lakukan rawat inap agar pasien mendapat perawatan yang baik, hingga tidak akan menambah keparahan penyakit.

Mencegah Penyakit Malari

Ketika sudah sembuh dari penyakit malaria maka sebaik nya menjaga kesehatan dengan lebih baik lagi, karena ada kemungkinan untuk terserang penyakit malaria lagi. Cara mencegah malaria bisa melakukan cara cara sebagai berikut :

  • Melindungi tempat tidur

Karena gigitan nyamuk malaria banyak terjadi pada malam hari, maka cara efektif untuk mencegah nya dengan melindungi tempat tidur dari nyamuk. Melindungi tempat tidur bisa dengan menggunakan kelambu, sehingga akan menutupi seluruh tempat tidur agar tubuh tidak di gigit ketika sedang tertidur pulas. Akan lebih baik jika seluruh kamar di lindungi, dengan menggunakan obat nyamuk yang efektif membasmi nyamuk.

  • Menggunakan pelindung tubuh

Tidak cukup dengan melindungi tempat tidur ataupun kamar saja, karena nyamuk yang kecil  bisa menembus masuk. Cara lain untuk mencegah nya bisa dengan menggunakan pelindung tubuh seperti baju yang lebih tertutup dengan lengan tangan dan juga kaki yang lebih panjang, dan di tambahkan dengan selimut. Untuk mengatasi rasa panas nya bisa degan menambahkan pendingin ruangan, akan lebih baik jika membeli  untuk menambahkan pendingin ruangan dari pada untuk terserang penyakit malaria yang cukup berbahaya.

  • Mebasmi jentik nyamuk

Karena nyamuk dapat bertelur di air bersih seperti bak mandi atau barang bekas yang dapat menampung air. Maka dari itu untuk mengatasi nya bisa dengan sering membersihkan bak mandi atau alat untuk menampung air bersih untuk mandi atau mencuci baju dengan sering. Minimal untuk membersihkan bak mandi adalah satu minggu sekali, dan juga selalu kubur barang barang bekas hingga tidak akan di jadikan tempat bertelur nyamuk. Dan membasmi jentik nyamuk yang sudah terlanjur ada, maka bisa dengan menggunakan serbuk yang khusus untuk membunuh jentik nyamuk.

  • Menutupi air bersih

Untuk mencegah nyamuk bertelur di tempat air penampungan juga bisa dengan menutupi nya dengan penuh bak mandi atau alat lain yang bisa menjadi penutup yang efektif. Hingga air bersih tidak terkontaminasi oleh jentik nyamuk.

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , | Leave a comment

Masalah Penyakit Malaria

Masalah penyakit malaria merupakan penyakit endemis yang menyerang Negara-negara dengan penduduk yang padat. Batas penyebaran malaria adalah 64 Lintang Utara (Rusia) dan 32 Lintang Selatan (Argentina). Ketinggian yang memungkinkan parasit malaria hidup adalah 400 m dibawah permukaan laut (loaut mati) dan 2.600 meter diatas permukaan laut (Bollivia). Plasmodium vovax mempunyai distribysi geografis yang luas, mulai dari daerah yang beriklim dingin, subtropics, sampai ke daerah tropis. Plasmodium falciparum terutama menyebabkan malaria di benua Afrika dan daerah tropis lainnya.  Di Indonesia malaria dapat terjadngkit didaera dengan ketinggian sampai 1.800 m diatas permukaan laut. Spesies yang paling banyak dijumpai adalah plasmodium falciparum dan plasmodium vivax. Plasmodium malariae dijumpai di Indonesia bagian timur, sedangkan plasmodium ovales pernah ditemukan di Papua dan Nusa tenggara Timur. Secara umum, setiap orang dapat terinfeksii, tetapi ada beberapa orang yang memiliki kekebalan terhadap parasit malaria, baik yang bersifat bawaan/alamiah maupun didapat.

Masalah Penyakit Malaria

Masalah Penyakit Malaria

Penyakit Malaria

Orang yang paling beresiko terinfeksi  masalah penyakit malaria adalah anak  balita, wanita hamil, serta penduduk non imun, yang mengunjungi daerah endemis malaria, seperti para pengungsi, transmigran, dan wisatawan. Penyakit malaria ditularkan melalui dua cara, yaitu alamiah dan nonalamiah. Penularan secara alamiah adalah melalui gigitan nyamuk anopheles yang mengandung parasir malaria dan nonalamiah jika bukan melalui gigitan nyamuk anopehels. Berikut beberapa penularan malaria secara non alamiah.

Masalah penyakit malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia. Di daerah transmigrasi dan daerah lain yang didatangi penduduk baru dari daerah non-endemik, sering terjadi letusan atau wabah yang menimbulkan banyak kematian. Lebih dari setengah penduduk Indonesia masih hidup di daerah dimana terjadi penularan malaria, sehingga berisiko tertular malaria.

Penyebab Malaria

Masalah Penyakit Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh protozoa obligat intraseluler yang hidup intra sel dari genus plasmodium. Penularan malaria dilakukan dilakukan oleh nyamuk betina dari tribus Anopheles. Adanya malaria di masyarakat dan dalam keluarga dapat dibedakan sebagai endemic atau epiendemik. Penggolongan lain adalah stable dan unstable malaria Macdonald. Malaria disuatu daerah dikatakan endemic bila insidensnya menetap untuk waktu yang lama.

Kelambu merupakan alat yang telah digunakan sejak dahulu kala. Sesuai persyaratan Depkes (1983) kelambu yang baik yaitu memiliki jumlah lubang per cm antara 6 – 8 dengan diameter 1,2 – 1,5 mm. Ada dua jenis kelambu yang sering digunakan masyarakat yaitu kelambu yang tidak menggunakan insektisida dan kelambu yang dicelup dengan insektisida.

Obat Malaria

Obat malaria yang paling terkenal adalah kinina. Umumnya dipakai sebagai kinina sulfat atau kinina hidrokloridam, sedangkan untuk anak-anak digunakan garamnya yang tidak pahit, yaitu kinina karbonat (Euchinin) dan kinina tannat.

Gejala Malaria

Gejala penyakit malaria yang muncul bisa terlihat dalam hitungan hari. Terkadang juga akan terlihat dalam hitungan bulan serta hitungan tahun. Hal inilah yang penting untuk Anda dalam menginformasikan mengenai riwayat dari perjalanan kesehatan Anda kepada dokter yang melakukan pemeriksaan disaat Anda saat merasakan gejala-gejala penyakit malaria seperti misalnya penyakit flu, dan bahkan sampai terjadi satu tahun terakhir semenjak dari kunjungan perjalanan pertama yang dilakukan pada daerah yang mempunyai potensi penyakit malaria yang tinggi.

Gejala awal yang muncul dari penyakit malaria adalah :

  1. Sakit flu
  2. Sakit kepala
  3. Badan terasa sakit atau malaise
  4. Merasa kelelahan dan kurang sehat.
  5. Menggigil
  6. Demam
  7. Berkeringat
  8. Letih
  9. Mual
  10. Muntah
  11. Penyakit diare
  12. Dan mata kuning.

Jika penyakit malaria tidak segera mendapatkan pertolongan, maka akan menyebabkan suatu hal yang menjadi semakin fatal karena akan menimbulkan penyakit anemia, terjadinya kekejangan, gangguan mental, gagal ginjal, mengalami koma atau bahkan menyebabkan kematian untuk kasus yag fatal. Dibandingkan dengan penduduk lokal, pendatang di daerah yang berpotensi penyakit malaria biasnaya lebih rentan dan beresiko tinggi mengalami suatu komplikasi pada penyakit malaria.

Pengobatan yang dilakukan pada penderita penyakit malaria adalah dilakukan dengan sesegera mungkin, maka penyakit malaria bisa dengan mudah disembuhkan. Untuk jenis kasus yang berat atau juga berpotensi besar menjadi semakin parah, maka penderita juga perlu mendapatkan tindakan rawat inap dirumah sakit. Namun untuk kasus penyakit malaria yang ringan, biasanya bisa ditangani dengan melakukan rawat jalan.

Pencegahan Malaria

Tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit malaria adalah pencegahan ABCD :

  1. A : Awasilah semua hal yang beresiko tinggi pada terjadinya penyakit malaria, dan sadarilah masa inkubasi atau gejala yang paling utama.
  2. Hindarilah terkena gigitan dari nyamuk dan paling utama saat sore hari datang serta B : Bersihkanlah daerah yang menjadi sarang tempat tinggal nyamuk.
  3. Obat malaria yang digunakan adalah jenis obat C : Chemoprophylaxis untuk membantu menjaga tingkat dari infeksi yang terjadi lebih lanjut.
  4. Segera mendapatkan D : Diagnosis dan juga pengobatan yang tepat dari tim medis jika Nada mengalami demam yang terjadi selama 1 minggu setelah Anda datang ke daerah yang berpotensi penyakit malaria, sekitar 3-12 bulan setelah keberangkatan Anada dilakukan.

Itulah informasi mengenai penyakit malaria, gejala malaria dan juga pengobatan penyakit malaria. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semuanya.

Masalah Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria

Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit MalariaPenyakit Malaria menempati posisi keenam dalam daftar penyebab kematian akibat penyakit menular di Indonesia. Dari Annual Parasite Insidence (API) tahun 2006 sebesar 3,0/1000 jiwa. Hanya saja, seiring dengan langkah dan upayanya, berdasarkan API Indonesia  sukses menurunkan angka tersebut menjadi 1,96/1000 pada tahun 2010 dan kembali turun ke 1.75/1000 pada tahun 2011.

Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria

Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria

Penyakit Malaria

Malaria adalah penyakit lama yang bisa disembuhkan dan tak terlampau rumit ataupun kompleks penanganannya. Namun diperlukan tiga perhatian, yakni bagaimana mengupayakan agar pemberantasan malaria menjadi gerakan masyarakat sehingga bisa mengubah gaya hidup dan bisa mengurangi resiko penularan, lalu terdapat keinginan kuat untuk terus menerus menggalang advokasi pemberantasan malaria, serta target sasaran definitif yang jelas baik komunitas dan waktu.

Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria

Ada 5 cara dalam Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria, antara lain diagnosis dini dan pengobatan yang tepat, pengendalian vektor, peningkatan surveillance, pemberdayaan masyarakat dan penggalangan kemitraan.

Namun, dalam menegaskan Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria, pelaksanaan malaria di berbagai daerah harus dilaksanakan secara intensif dan komprehensif  dengan melibatkan berbagai sektor dalam masyarakat. Malaria adalah penyakit yang bisa disembuhkan dan tak sulit penanganannya asalkan Indonesia memiliki tekad kuat untuk menanganinnya secara keseluruhan.

Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria di Indonesia lebih diutamakan pemberantasan malaria untuk anak-anak dan ibu hamil sehingga generasi muda terhindar dari penyakit ini.  Sampai tahun 1993, chloroquine masih meruppakan obat terbaik untuk mencegah maupun mengobati malaria. Walaupun sekarang banyak ditemukan resistensi terhadap chloroquine di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Biasanya dipakai Quinine sebagai obat pilihan utama di resisten malaria, atau obati cerebral malaria.

Obat malaria baru mefloquine dan fransidar dipakai untuk mencegah dan obat malaria  yang reseisten terhadap chlorquine. Proguanil dikombinaskan dengan chloroquine unutk usaha prevnetif malaria. Primaquine kadang-kadang dipakai untuk mencegah kekambuhan penyakit sesudah diobati dengan obat malaria lain. Tetracylin sekarang kadang-kadang digunakan untuk pencegahan dan pengobatan malaria. Penyakit lainnya yang diakibatkan nyamuk adalah kaki gajah serta demam berdarah.

Pemberantasan penyakit malaria dilakukan dengan 4 fase, yakni adalah :

  1. Fase persiapan : Fase ini biasanya dilakukan dengan pengenalan pada wilayah, penyediaan tenaga, bahan, alat serta kendaraan yang disiapkan.
  2. Fase penyerangan : Fase ini dilakukan dengan teknik penyemprotan rumah dengan menggunakan insektisida yang memiliki efek dari residual yang disertai dengan PCD dan juga ACD.
  3. Fase konsplidasi : Fase ini baisanya dimulai jika Annual Parasite Insidence yang terjadi kurang dari 1%. Kegiatan yang paling penting adalah misalnya PCD dan juga ACD. Fase ini biasanya akan berakhir selama 3 tahun dengan berturut-turut tidak ditemukan lagi adanya kasus penyakit malaria indigenous.
  4. Fase pemeliharaan atau maintenance. Fase ini biasanya akan berjalan dengan beberapa tahun untuk bisa mempertahankan hasil yang bisa dicapai sampai bisa dinyatakan terbebas penyakit malaria oleh tim WHO setelah memenuhi beberapa syarat antara lain adalah berfungsinya suatu jaringan dari pelayanan kesehatan secara primer.

Sedangkan  untuk pelaksanaan dari program pemberantasan penyakit malaria biasanya membutuhkan suatu organisasi sendiri yang disebut dengan sebutan KOPEM (Komando Operasi Pembasmiam Malaria) yang bisa memiliki unit sampai desa.

Pencegahan Malaria

Cara pencegahan yang dilakukan pada penyakit malaria adalah :

  1. Mengindari serta mengurangi terjadinya kontak atau gigitan pada nyamuk Anopheles, dengan menggunakan kelambu, penjaringan rumah, repelen, dan obat nyamuk.
  2. Membunuh nyamuk dewasa dengan cara menyemprotkan insektisida
  3. Membunuh dan menghilangkan jentik sebagai salah satu kegiatan dari antilarva baik yang dilakukan secara kimiawi atau larvisida maupun secara biologik seperti ikan tumbuhan, bakteri serta jamur.
  4. Mengurangi tempat perindukan dari nyamuk.
  5. Pemberian jenis obat-obatan tertentu dalam melakukan pencegahan.
  6. Vaksinasi atau didalam suatu tajap risep dari clinical trial.

Selain itu, peran serta dari pengelola kesehatan yang dilakukan pada setiap tingkat juga harus mengatur strategi ini di tingkat lokal, dan selain itu juga para petugas kesehatan juga perlu mendapatkan pemahaman tambahan untuk bisa menghadapi penyakit malaria dengan lebih efektif.

Di negara kita sendiri usaha dan upaya untuk melakukan pembasmian penyakit malaria masih belum terbilang optimal karena mengalami beberapa hambatan, misalnya adalah seperti tempat perindukan nyamuk malaria yang masih tersebar secara luas, dan selain itu juga penderita yang mengalami kasus banyak, serta keterbatasan dari sumber daya manusia, infrastruktur serta biaya. Oleh sebab  itulah, usaha yang biasanya kemungkinan dilakukan adalah denan teknik pencegagan dan melakukan pemberanjtasan pada penularan parasit.

Dan juga beberapa usaha yang bisa dilakukan adalah :

  1. Menghindari gigitan nyamuk malaria
    Hal ini dilakukan dengan memakai baju lengan panjang dan celana lengan panjang saat keluar rumah di sore hari sampai malam hari.
  2. Membunuh jentik dan nyamuk malaria dewasa
    Hal ini dilakukan dengan beberapa tindakan seperti penyemprotan rumah, lavardicing, Biological control
  3. Mengurangi tempat perindukan nyamuk malaria
    Hal ini dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan. Untuk tambak ikan yang kurang dipelihara dan kurang dijaga dengan baik maka sebaiknya bersihkanlah, parit-parit yang ada di sepanjang pantai akibat bekas galian yang berisi dengan air payau maka harus segera di tutup, persawahan dengan menggunakan saluran irigasi, airnya juga harus dipastikan bisa mengalir dengan lancar.

Pemberantasan dan Pengobatan Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Malaria

Penyebab Penyakit Malaria – Satu penyakit yang disebabkan oleh sporozoa genus plasmodium dan penyebab penyakit malaria ini ditularkan oleh nyamuk spesies Anopheles. Penyakit ini ditandai dengan demam yang sering berkala (periodic) dengan berbagai derajat, kurang darah (anemia), limpa membesar, serta dengan berbagai kelompok gejala (sindroma) karena gangguan pada hati, otak dan ginjal. Salah satu publikasi memukakan  penyakit malaria menjadi masalah di 100 negara di dunia, menimpa lebih dari 2 juta penduduk. Diperkirakan dalam setahun malaria menyerang 300 juta penduduk, 90% dari jumlah ini di Negara tropis di Afrika.

Penyebab Penyakit Malaria

Penyebab Penyakit Malaria

Penyakit Malaria

Angka kematian karena karena penyebab penyakit malaria diperkirakan sekitar 1 juta setahunnya, terutama penderita berusia anak0anaka. Malaria menyerang daerah pedesaan dimana fasilitas kesehatan kurang memadai dan transportasi masih sukar.

Golongan yang beresiko tertular malaria, antara lain :

  • Ibu hamil
  • Pelancong yang tidak memiliki kekebalan terhadap malaria
  • Pengungsi
  • Pekerja yang berpindah ke tempat yang endemis

Penyakit malaria salah satu penyakit parasit yang tersebar luas di seluruh dunia meskipun umumnya terdapat di daerah berlokasi antara 60 derajat lintang utara- 40 derajat lintang selatan. Tetapi distribusi plasmodium biasanya tidak merata.

Penyebab Malaria

Penyebab penyakit malaria ini bisa terjadi bila memenuhi kondisi ;

  1. Ada nyamuk anopheles yang sesuai
  2. Ada penduduk yang peka
  3. Ada penduduk yang tidak mempunyai kekebalan terhadap malaria
  4. Kondisi lingkungan, su8hu 18-29 derajat celcius dan ketinggian <2.000 m diatas permukaan laut.

Masa inkubasi biasanya 10-14 hari dengan variasi 9-30 hari. Penyebaran penyakit malaria belakangan ini sudah berubah berkat keberhasilan kampanye pemberantasan malaria oleh Badan Kesehatan Dunia.  Infeksi plasmodium falcipanom pada orang yang daya tahannya lemah sering bisa fatal, sedangkan infeksi oleh Plasmodium lain (vivax, ovale, dan malaria) jarang menimbulkan sakit serius dan jarang mematikan. Yang klasik pada malaria adalah timbul demam yang sering berkala (periodic) disertai sakit kepala, mual, dan muntah. Selain itu, badan terasa capai, nyeri otot-otot, sedikit oenyakit diare.

Gejala dan keluhan ini bisa membingungkan dengan penyakit flu dan penyakit Gastroentritis. Pada yang berat, teradi kegagalan fungsi organ-organ hingga kesadaran penderita terganggu sampai  kejang-kejang, koma, dan meninggal.

Obat Malaria

Obat malaria yang paling terkenal adalah kinina. Umumnya, dipakai sebagai kinina sulfat atau kinina hidroklorida, sedangkan untuk anak-anak  digunakan garamnya yang tidak pahit, yaitu kinina karbonat (Euchinin) dan kinina tannat.  Kinina adalah suatu alkaloid yang bersama-sama dengan quinidin diambil dari kulit pohon Quinchona.  Kinina mempunyai sifat antipiretik yang mempunyai aktivitas khusus terhadap demam malaria karena dapat mematikan trophozoit. Perbedaan kimia dengan obat-obat antipiretik lainnya ialah bahwa kinina dapat menurunkan kecepatan pertukaran zat dari sel-sel sehingga produksi kalor berkurang.

Gejala Malaria

Gejala penyakit malaria biasanya ditandai dengan beberapa hal berikut ini :

  1. Demam
    Demam baisanya akan muncul bersamaan dengan terjadinya skizon darah yang pecah dan kemudian akan mengeluarkan berbagai macam jenis antigen. Antigen inilah yang kemudian akan merangsang sel-sel makrofaf, monosit dan juga limfosit yang bsia mengeluarkan berbagai jensi sitokin, antara lainnya adalah TNF atau tumor nekrosis faktor.
  2. Penyakit anemia
    Hal ini disebabkan karena sel darah yang pecah yang mengalami suatu infeksi atau juga tidak mengalami suatu infeksi. Plasmodium falciparum yang menginfeksi semua jenis dari sel darah merah sehingpga penyakit anemia ini bisa terjadi untuk kasus infeksi akut dan juga secara kronis.
  3. Splenomegali
    Limpa adalah salah satu organ retikuloendothelial, dimana plasmodium yang bisa dihancurkan oleh sel-sel makrofag serta limfosit. Penambahan dari sel-sel radang ini kemudian akan menyebabkan terjadinya limpa membesar.

Untuk kasus penyakit malaria berat yang terjadi akibat dari Plasmodium falciparum yang memiliki patogenesis yang dilakukan secara khusus. Eritrosit yang mengalami suatu infeksi P. Falciparum biasanya akan mengalami suatu proses sekuestrasi yakni dari tersebarnya eritrosit yang berparasit tadi menuju ke pembuluh kapiler alat di dalam tubuh. dan selain itu juga pada permukaan sekitar eritorosit yang mengalami infeksi biasanya akan membentuk suatu knob yang isinya adalah berbagai antigen dari Plasmodium falciparum. Pada saat terjadinya suatu proses sitoadherensi, knob ini kemudian akan berikatan dengan reseptor sel endotel kapiler. Hal ini kemudian akan mengakibatkan terjadinya obstukrsi atau penyumbatan di dalam pembuluh darah kapiler yang bisa menyebabkan terjadinya iskemia jaringan. Dan terjadinya suatu sumbatan ini kemudian akan didukung juga dengan suatu proses pembentukan dari rosette yakni sel darah merah yang bergerombol sel darah merah yang berparasit di dalam sel darah merah yang lainnya.

Diagnosis Malaria

Penegakkan diagnosis penyakit malaria dilakukan berdasarkan dari anamnesis, dan suatu pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan laboratorium yang dilakukan. Selain itu, diagnosis pasti mengenai penyakit malaria harus ditegakkan dengan melakukan suatu pemeriksaan dari sediaan darah dengan lebih mikroskopik atau juga dengan melakukan tes diagnostik dengan lebih cepat (RDT-Rapid Diagnostik test).

Pemeriksaan fisik yang dilakukan pada penderita penyakit malaria adalah :

  1. Demam (yang dengan menggunakan alat ukur termometer 37,5 derajat celcius.
  2. Konjungtiva atau telapak tangan yang mengalami pucat
  3. Pembesaran pada limpa atai splenomegali
  4. Pembesaran di dalam hati atau hepatomegali.

Penyebab Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Sejarah Penyakit Malaria

Sejarah Penyakit Malaria – Banyak yang belum mengetahui bahwa malaria sebenarnya merupakan penyakit yang sudah dikeal sejak 3.000 tahun yang lalu. Kata “malaria” itu berasal dari dua kata yaitu “mala” yang berarti bencana dan “aria” yang berarti udara.

Sejarah Penyakit Malaria dan Macam-Macam Penyakit Malaria

Penyakit malaria ada tiga macam :

1. Malaria Tertiana yang disebabkan oleh Plasmodium Vivaz dan Ovale dengan tanda demam berkala 3 hari sekali.

2. Malaria Kwartana yang disebabkan oleh Plasmodium Malaria dengan tandan demam berkala 4 hari sekali.

3. Malaria Tropika yang disebabkan oleh Plasmodium falcifarum dengan tanda demam tidak tertentu.

Sejarah Penyakit Malaria menunjukkan bahwa Yang paling banyak dan berbahaya di daerah tropis adalah Plasmodiuk Falcifarum yang dapat mengakibatkan malaria tropika. Malaria masih merupakan penyakit infeksi yang penting di dunia dan menimbulkan penderitaan pada jutaan umat manusia. Lebih dari 40 % penduduk dunia berisiko terkena malaria. Penyebaran penyakit ini terbatas pada daeran antara 60 derajat lintang utara dan 40 derajat lintang selatan.

Menurut jenisnya, Sejarah Penyakit Malaria tertiana terbanyak ditemukan di derah subtropis. Malaria troika di daerah tropis terutama di Asia Tenggara, Balkan, Italia, Sicilia. Malaria kwaertana hanya sedikit di jumpai di daerah tropis di Afrika. Malaria ovle terbatas di Afrika, irian dan Amerika Serikat.

Data Tahun 2000 menunjukkan bahwa hampir 300 juta penduduk dunia menderita penyakit malaria. Sebanyak satu juta orang di antaranya meninggal. Artinya 3.000 orang meningga setiap hari, sebagian adalah bayi dan anak balita. 90% penderita berada di Afrika dan 40% penduduk dunia bermukim di daerah rawan malaria termasuk Indonesia.

Mengatasi Penyakit Malaria

Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi terjadinya resistensi pada obat anti malaria, maka pemerintah memberikan suatu rekomendasi pada jenis obat seabagai suatu pilihan dalam pengganti klorokuin dan SP terhadap Plasmodium yakni adalah kombinasi artermisinin yang biasanya disebut dengan ACT.

Saat ini di Indonesia sendiri, ada 2 regimen ACT yang banyak digunakan dalam program pengobatan penyakit malaria, yakni adalah :

  1. Artesunate – Amodiaquin
  2. Dyhydroartemisinin-Piperaquin (untuk saat ini khusus digunakan pada Papua serta wilayah lain khusus )

Kombinasi dari pemberian obat malaria Dyhydroartemisinin-Piperquin saat ini sudah dilakukan pada suatu penelitian di Timikia Papua. Dengan efikasi yang terjadi lebih dari 95% dan juga efek sampingnya yang rendah dan lebih sedikit dibandingkan dengan Artesunat – Amodiaquin. Dan selanjutnya obat malaria ini kemudian diharapkan bisa digunakan untuk seluruh Indonesia. Yang paling utama adalah jika terjadi suatu efek samping pada obat Artesunate-Amodiaquin.

Beberapa jenis obat antibiotik untuk penyakit malaria adalah ;

  1. Doksisiklin
    Formulanya adalah : kapsul serta tablet dengan kandungan 100 mg doksisiklin garam yang sama dengan hidroklorid.
    Khasiatnya adalah : kandungan spektrum yang sama aktivitasnya dengan Doksisiklin derivat dari oksitetra. Obat ini biasanya lebih lengkap untuk diabsorbsi dan juga lebih larut di dalam lemak. Serta selain itu juga mempunyai waktu paruh plasma yang lebih panjang lagi.
    Penggunaan dari obat ini adalah : Doksisiklin seperti penggunaan tetrasiklin yang lebih banyak digunakan sebagai salah satu kombinasi anatar kina pada daerah dimana terjadinya suatu penurunan pada kepekaan kina.
  2. Tetrasiklin
    Formula : Kapsul dan tablet 250 mg tetrahidroklorid ekivalen dengan 231 mg tetrasiklin yang basa.
    Khasiatnya adalah : Tetrsaliklin merupakan salah satu jenis obat antibiotik broad spectrum yang lebih poten tetapi lambat dalam hal melawan bentuk dari asexual di dalam darah dan seluruh spesies plasmodium. Obat malaria jenis ini juga bisa aktif untuk melawan stadium intra hepatik primer untuk kasus P. Faciparum. Dan pemberian kombinasi dantara kina + terta biasanya diberikan lebih dari 5-7 hari yang efektifitasnya masih terbilang tinggi untuk daerah yang mengalami resisten banyak obat di negara Thailand.
  3. Clindamycin
    Clyndamicin merupakan salah satu jenis obat antibiotik lincosamide, contohnya adalah derivate clorinate lincomycin. Clindamycin yang bisa larut di dalam air. Manfaat dri Clyndamicin ini adalah untuk menghambta fase awal dari sintesis protein lewat suatu mekanisme yang sama degan makrolides. Clindamycin ini diberikan secara oral dimana kapsul yang mengandung hydrochloride atau juga sebagai salah satu cairan yang diberikan dengan lebih oral yang mengandung palmitate hydroclhoride.

Orang-orang yang beresiko penyakit malaria adalah :

  1. Anak-anak dan bayi
  2. Pendatang yang datang ke daerah dengan rentan malaria
  3. Wanita hamil dan juga janinnya.

Pencegahan Malaria

Pencegahan yang dilakukan pada penyakit malaria bisa dilakukan dengan melakukan pembersihan pada sarang nyamuk atau PSN. Dan melakukan usaha untuk menjauhi diri dari serangan gigitan nyamuk dengan menggunakan baju yang tertutup, menggunakan krim anti nyamuk, menggunakan kelambu anti nyamuk saat akan tidur serta menyemprotkan obat nyamuk di dalam kamar tidur serta seisi rumah.

Namun hal yang paling terpenting dari penyakit malaria dan pencegahannya adalah dengan menjaga kesehatan diri dengan mengonsumsi jenis makanan yang bergizi dan bernutrisi. Selain itu, melakukan olahraga secara teratur untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan di dalam tubuh dan juga mencegah terjadinya serangan penyakit malaria. Selain penyakit malaria, penyakit yang diakibatkan karena gigitan nyamuk adalah demam berdarah serta kaki gajah.

Itulah informasi mengenai penyakit malaria, pencegahan dan pengobatan penyakit malaria. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

Sejarah Penyakit Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Malaria

Perkataan malaria berasal dari bahasa Italia (mala = jelek, aria = udara), jadi dahulu orang menduga bahwa penyakit malaria disebabkan oleh udara yang kotor. Dalam penelitian yang lebih modern ternyata penyakit malaria disebabkan oleh parasit bersel tunggal yang disebut protozoa dan dipindahkan ke dalam tubuh manusia melalui nyamuk anopheles.

Penyakit Malaria

Malaria adalah penyakit infeksi yang paling luas penyebarannya di dunia dan diperkirakan 1/3 penduduk di dunia terkena penyakit ifeksi ini sehingga mempunyai pengaruh sosial.

Malaria

Malaria

Penelitian yang dijalankan menjelang dan selama perang dunia II menunjukkan bahwa obat-obat yang dapat menanggulanginya dengan baik ialah obat-obat sintesis. 20 tahun kemudian ternyata setelah obat-obat sintesis ini dapat dibuat dan sangat manjur, manfaat obat-obat sintesis tersebut menurun karena penyakit malaria tersebut menjadi sangat resisten sehingga akhirnya orang kembali memakai obat kuno yakni kina.

Dan juga faktor penyebab yaitu nyamuk sendiri telah menjadi resisten terhadap insektisida DDT, walaupun dahulu sangat ampuh. Karena itu penelitian di bidang ini sekarang masih dilaksanakan dan belum berhasil didapatkan imunisasi terhadap malaria.

Dahulu pemberantasan penyakit malaria di Indonesia dilakukan oleh Komando Operasi Pembasmian Malaria (KOPM) yang mempunyai tugas utama yaitu membasmi pembawa penyakit malaria yaitu nyamuk anopheles. Dinas ini sekarang termasuk P3M (Pencegahan Pembasmian Penyakit Menular).

Gejala Malaria

Masa tuntas dari penyakit malaria bisa terjadi beberapa hari atau juga bahkan beberapa bulan dan beberapa tahun, kemudian setelah itu barulah muncul gejala penyakit malaria yang banyak dikeluhkan oleh si penderita.

Penyakit malaria biasanya menunjukkan gejala seperti :

  1. Demam
  2. Mengigil
  3. Mengalami linu atau nyeri sendi
  4. Muntah
  5. Wajah pucat atau mengalami anemia
  6. Pembesaran hati dan limpa
  7. Air kencing yang warnanya terlihat lebih keruh serta lebih pekat karena mengandung zat hemoglobin di dalamnya
  8. Geli pada kulit
  9. Dan mengalami kekejangan
  10. Penyakit diare

Namun walaupun seperti itu, tanda atau gejala penyakit malaria yang klasik adalah perasaan datangnya kedinginan secara tiba-tiba, kemudian diikuti juga dengan kekakuan. Dan setelah itu demam muncul serta keringat yang keluar setelah paling lama 4-6 jam kemudian. Hal ini biasanya akan berlangsung selama tiap 2 hari. Dan diantara masa ini, kemungkinan penderita merasa tubuh sehat seperti awalnya. Pada anak-anak dengan serangan penyakit malaria biasanya akan merasakan gejala yang aneh misalnya seperti gerakan atau juga postur tubuh yang terjadi secara tidak normal sebagai salah satu akibat dari terjadinya tekanan pada rongga otak, bahkan juga terjadi lebih serius lagi yang akan menimbulkan suatu kerusakan otak.

Penularan Penyakit Malaria

Penularan penyakit malaria terjadi lewat parasit plasmodium kepada manusia dengan vektornya adalah nyamuk Anopheles betina. Disaat nyamuk sedang menggigit seseorang yang mengalami infeksi malaria, maka nyamuk ini kemudian akan mengisap parasit tadi yang disebut dengan parasit gametocytes. Parasit ini biasanya menyelesaikan siklus dari suatu pertumbuhan yang terjadi di dalam tubuh nyamuk dan setelah itu akan merambat menuju ke ludah nyamuk. Dan disaat sedang memgigit Anda, nyamuk ini selanjutnya akan menyuntikkan masuk parasit ke dalam aliran darah. Dan kemudian menuju masuk ke hati dan setelah itu mulai melipatgandakan dirinya. Bentuk dari penularan yang lain terjadi adalah misalnya penularan yang terjadi dari wanita hamil ke janin. Penyakit malaria juga bisa menular lewat transfusi darah.

Keadaan dari lingkungan sangat berpengaruh pada ada atau tidaknya penyakit malaria di suatu tempat. Adanya danau air payau, dan juga genangan air yang ada di hutan, rawa-rawar, persawahan, tambak ikan, serta tempat pembukaan hutan dan suatu pertambangan yang terjadi pada suatu daerah biasanya akan meningkatkan terjadinya suatu kemungkinan penyakit malaria.

Pencegahan Malaria

Secara alamiah, penduduk yang ada pada suatu tempat endemis penyakit malaria ada yang dengan mudah dan ada juga yang sulit untuk bisa terinfeksi penyakit malaria. Walaupun memang gejala klinis yang terjadi sifatnya ringan. Perpindahan dari penduduk yang berasal daeru dan ke daerah enemis malaria sampai saat ini masih menimbulkan masalah yang lebih serius. Sejak zaman dulu, sudah diketahui bahwa wabah dari penyakit malaria ini biasanya lebih sering terjadi pada daerah pemukiman yang baru, seperti misalnya adalah terjadi pada daerah perkebunan serta transmigrasi. Hal ini terjadi akibat dari pekerja yang datang yang berasal dari negara lainnya dari daerah yang masih belum mempinyai suatu kekebalan sehingga lebih rentan mengalami suatu infeksi.

Selain itu, kesadaran dari lingkungan juga memberikan pengaruh besar dari ada atau tidaknya penyakit malaria yang terjadi di suatu daerah. Ada atau tidaknya danau,air payau, dan juga genangan yang terjadi di hutan, pesawahan, tambak ikan, serta lainnya yang bisa meningkatkan resiko terjadinya penyakt malaria. Selain itu, suhu dan juga curah hujan yang terjadi pada suatu daerah mempunyai peranan penting untuk bisa terjadi suatu penularan pada penyakit malaria. Dan biasanya penularan penyakit malaria ini lebih tinggi terjadi di musim hujan dibandingkan saat musim kemarau. Air hujan yang bisa menimbulkan terjadinya genangan air merupakan salah satu tempat yang lebih ideal unutk perindukan dari malaria. Dengan tempat perindukan yang semakin bertambah, maka populasi dari penyakit malaria ini akan semakin bertambah juga.

Malaria

Posted in Penyakit Malaria | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment